
Pernahkah Anda berdiri di depan rak wine di supermarket, bingung memilih botol mana yang harus dibawa pulang? Atau mungkin Anda baru pertama kali ingin mencicipi wine dan takut salah pilih? Tenang, Anda tidak sendirian. Dunia wine memang luas, tapi menemukan wine enak yang cocok di lidah tidak sesulit yang dibayangkan.
Di Indonesia, industri wine lokal berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Produsen dalam negeri seperti Hatten, Sababay, dan Plaga kini memproduksi wine berkualitas internasional dengan harga lebih bersahabat . Bahkan, beberapa di antaranya meraih penghargaan di kompetisi dunia. Jadi, sebelum melirik produk impor mahal, ada baiknya kita mengenal lebih dekat rekomendasi wine enak dari dalam dan luar negeri.
Mengenal Jenis Wine Dasar Sebelum Memilih

Sebelum membahas merek, penting memahami jenis-jenis wine. Setiap jenis punya karakter berbeda dan cocok untuk selera yang berbeda pula .
- Red wine atau wine merah dibuat dari fermentasi anggur merah lengkap dengan kulitnya. Warnanya pekat dengan rasa lebih kuat dan kaya. Kandungan taninnya memberi sensasi sedikit kering atau sepat di mulut . Contoh populer: Cabernet Sauvignon, Merlot, dan Pinot Noir.
- White wine atau wine putih umumnya lebih ringan dan segar dengan rasa asam dominan. Cocok diminum dingin dan sangat pas untuk cuaca tropis Indonesia . Contohnya Chardonnay, Sauvignon Blanc, dan Riesling.
- Rosé wine berada di antara merah dan putih. Warnanya merah muda cantik dengan rasa ringan dan fruity. Sparkling wine punya gelembung karbonasi seperti soda, identik dengan perayaan. Champagne adalah sparkling wine paling terkenal .
Rekomendasi Wine Enak Produksi Lokal
Indonesia punya sederet produsen wine berkualitas yang sayang untuk dilewatkan. Berikut beberapa wine enak buatan anak bangsa:
1. Hatten Wines: Pionir dari Bali

Hatten sudah malang melintang di industri wine Indonesia sejak 1994. Mereka menggunakan varietas anggur tropis seperti Alphonse Lavallée yang tumbuh subur di dataran rendah Bali .
Rekomendasi varian:
- Hatten Rosé: Ringan, fruity, sangat cocok untuk iklim panas Indonesia .
- Aga Red: Manis dengan aroma berry yang menyegarkan .
- Jepun Sparkling Rosé: Pilihan tepat untuk pesta atau perayaan .
Hatten telah meraih pengakuan internasional dari berbagai kompetisi wine dunia. Kualitasnya tidak perlu diragukan lagi .
2. Sababay Winery: Wine dengan Misi Sosial

Sababay tidak hanya memproduksi wine, tapi juga menggandeng petani lokal dalam rantai produksinya. Filosofi mereka: good wine comes from good karma .
Rekomendasi varian:
- Sababay Mascetti: Wine merah semi-manis dengan rasa blackberry dan rempah .
- Ludisia: Red blend dengan spice notes yang kompleks .
- Moscato d’Bali: Manis segar, cocok dipadukan dengan ayam betutu atau seafood grill .
3. Plaga Wines: Modern dan Ramah Pemula

Plaga menargetkan pasar anak muda dengan branding stylish, harga terjangkau, dan rasa bersahabat untuk pemula. Mudah ditemui di supermarket premium dan bar trendi Jakarta hingga Bali .
Rekomendasi varian:
4. Two Islands: Perpaduan Australia dan Bali

Two Islands unik karena memadukan anggur impor dari South Australia dengan proses fermentasi di Bali. Hasilnya wine berstandar internasional dengan sentuhan tropis .
Rekomendasi varian:
- Two Islands Chardonnay: Elegan, creamy, dengan rasa citrus dan vanilla halus .
- Two Islands Grenache: Manis dan fruity, cocok untuk pemula .
Rekomendasi Wine Enak dari Mancanegara

Selain lokal, beberapa wine impor berikut juga layak di coba:
Untuk Pecinta Red Wine
- Yellow Tail Shiraz (Australia): Brand terkenal dengan rasa blackberry dan plum, harga bersahabat, mudah ditemukan .
- Penfolds Bin 389 (Australia): Wine legendaris dengan rasa kompleks mulai dari plum, blackberry, hingga ceri. Struktur tanin kuat berpadu dengan oak aging .
- Cloudy Bay (Selandia Baru): Red wine dengan kombinasi rasa boysenberry matang dan stroberi liar, tanin halus, keasaman lembut .
Untuk Penggemar White Wine
- Cloudy Bay (Putih): White wine unggulan dengan karakter herbal, rumput, dan rasa buah tropis seperti nanas dan markisa .
- Schloss Vollrads Gutswein Riesling (Jerman): Rasa manis menyegarkan dengan sedikit asam, cocok untuk hidangan Asia yang pedas .
- Terrazas (Argentina): Karakter segar dari buah persik putih, pir, dan nanas dengan sentuhan citrus ringan .
Pencinta Rosé dan Sparkling
- Whispering Angel Rosé (Prancis): Aroma floral elegan dengan rasa buah lembut seperti lavender, raspberry, dan ceri. Ringan dan menyegarkan .
- Dom Pérignon (Prancis): Champagne ikonik dengan rasa elegan, aroma buah segar, roti panggang, dan almond. Pilihan sempurna untuk perayaan spesial .
Tips Memilih Wine Enak untuk Pemula
Bagi Anda yang baru memulai petualangan wine, beberapa tips berikut bisa membantu:
- Mulai dari yang Manis dan Ringan. Pilih wine dengan rasa manis seperti Moscato atau Riesling. Rasa manis membantu pemula mengenal wine tanpa terkejut oleh tanin atau keasaman tinggi .
- Perhatikan Kadar Alkohol. Wine dengan kadar alkohol rendah (sekitar 9–11%) terasa lebih ringan dan cocok untuk pemula. Contohnya Lambrusco atau Prosecco .
- Coba Wine dengan Anggaran Terjangkau. Tidak perlu langsung membeli wine mahal. Banyak wine berkualitas dari Chili, Argentina, atau Afrika Selatan dengan harga ramah kantong . Wine lokal Indonesia juga pilihan tepat dengan harga mulai 200 ribuan .
- Eksperimen dengan Ukuran Kecil. Cari wine dalam botol kecil atau sampler. Banyak produsen menyediakan botol mini yang memungkinkan Anda mencoba berbagai jenis tanpa membeli botol penuh .
- Jangan Takut Bertanya. Saat membeli di toko, tanyakan rekomendasi untuk pemula kepada staf. Kebanyakan toko wine memiliki staf berpengetahuan luas yang siap membantu .

Cara Menikmati Wine agar Terasa Lebih Enak
Setelah mendapatkan wine enak pilihan Anda, cara menikmatinya juga berpengaruh pada pengalaman rasa:
- Suhu Penyajian Tepat. Wine merah nikmat pada suhu kamar (18-20°C). Untuk wine putih dan sparkling, sajikan dingin (8-12°C) . Wine lokal paling enak didinginkan sedikit sekitar 12-15°C .
- Gunakan Gelas yang Tepat. Gelas berbentuk tulip untuk wine merah, gelas berbentuk U untuk wine putih .
- Cicipi dengan Benar. Lihat warna dan kejernihan wine, cium aromanya dengan goyangkan gelas perlahan, lalu cicipi kecil dan biarkan merata di lidah .
- Padukan dengan Makanan. Wine terasa lebih enak jika dipasangkan dengan makanan tepat. Red wine cocok dengan daging merah dan keju. White wine ideal untuk seafood, ayam, atau salad. Rosé wine pas dengan hidangan ringan seperti ayam panggang .
Yang menarik, wine lokal ternyata sangat cocok dipadukan dengan hidangan Nusantara. Coba padukan Hatten Rosé dengan sate lilit, atau Sababay White Velvet dengan ayam betutu. Sensasinya luar biasa .
Menjelajahi Dunia Wine

Menemukan wine enak yang cocok di lidah adalah perjalanan pribadi yang menyenangkan. Mulailah dari wine lokal Indonesia yang berkualitas internasional seperti Hatten, Sababay, Plaga, atau Two Islands. Jangan ragu bereksperimen dengan berbagai jenis dan merek.
Yang terpenting, nikmati setiap tegukan tanpa tekanan. Tidak ada aturan kaku dalam menikmati wine selama Anda merasa nyaman dan bahagia. Selamat menjelajahi dunia wine dan menemukan favorit Anda sendiri
