
Bagi para penikmat kopi, mencari sensasi rasa baru adalah sebuah petualangan tanpa akhir. Di tengah menjamurnya berbagai metode pengolahan dan penyeduhan, muncul satu inovasi yang menarik perhatian: wine coffee. Namanya saja sudah memicu rasa penasaran. Apakah ini kopi yang dicampur dengan anggur? Atau kopi yang rasanya seperti anggur? Jawabannya lebih rumit dan jauh lebih menarik dari itu.
Wine coffee bukanlah campuran, melainkan sebuah hasil dari proses pengolahan biji kopi yang unik, di mana fermentasi memegang peranan krusial. Proses ini memungkinkan biji kopi menyerap aroma dan karakter khas dari anggur, menciptakan profil rasa yang benar-benar berbeda. Artikel ini akan mengupas tuntas apa itu wine coffee, mengapa ia menjadi tren, dan bagaimana cara terbaik menikmatinya.
Apa Itu Wine Coffee dan Bagaimana Rasanya?

Wine coffee adalah minuman yang menggabungkan ekstrak kopi dengan wine, atau disajikan dalam teknik yang terinspirasi dari dunia wine, seperti cold brew yang di-aging dengan oak barrel atau kopi yang diseduh menggunakan metode wine-tasting. Beberapa versi bahkan menambahkan wine langsung ke dalam espresso shot, menciptakan cocktail-like beverage yang kuat dan penuh karakter.
Rasanya? Luar biasa kompleks. Anda akan merasakan:
- Pahit lembut dari kopi yang seimbang.
- Asam buah dari wine merah (seperti cherry, blackberry, atau raspberry).
- Sentuhan manis alami tanpa perlu tambahan gula.
- Aftertaste yang panjang dan hangat, mirip seperti menyeruput red wine di akhir malam.
Minuman ini sangat cocok untuk dinikmati di sore atau malam hari, terutama saat cuaca sedang dingin atau saat Anda ingin menikmati sesuatu yang lebih “dewasa” dari sekadar kopi susu.
Asal-Usul dan Tren Wine Coffee di Dunia
Konsep wine coffee sebenarnya sudah lama eksis di beberapa negara Eropa, terutama di Italia dan Spanyol, di mana orang sering menambahkan sedikit red wine ke dalam kopi hitam sebagai minuman tradisional. Di Spanyol, campuran ini dikenal sebagai CafĂ© Roya, sementara di Italia, Caffè Corretto adalah espresso yang “dibenarkan” dengan sentuhan liqueur atau wine.
Namun, tren modern wine coffee muncul dari komunitas barista kreatif yang ingin mengeksplorasi batas antara dua dunia rasa. Dengan teknik infusion, cold brew barrel-aged, atau nitro wine coffee, mereka menciptakan pengalaman minum kopi yang lebih mendalam, mirip seperti mencicipi wine premium.
Cara Menikmati Wine Coffee yang Enak dan Aman

Ingin mencoba wine–coffee di rumah atau kafe favorit? Berikut beberapa cara populer untuk menikmatinya:
- Espresso + Red Wine (1:1)
Campurkan 30ml espresso panas dengan 30ml red wine merah seperti Merlot atau Syrah. Aduk perlahan dan nikmati selagi hangat. Tambahkan kulit jeruk atau kayu manis untuk aroma yang lebih kaya. - Cold Brew Wine Infusion
Rendam biji kopi dalam wine merah selama 12 jam sebelum disaring dan diseduh ala cold brew. Hasilnya adalah minuman dingin dengan rasa buah yang dominan dan sentuhan pahit kopi yang halus.
- Nitro Wine Coffee
Teknik ini menggunakan nitrogen untuk membuat kopi berbuih seperti bir, lalu dicampur dengan wine. Teksturnya lembut, creamy, dan sangat unik. - Kopi dengan Wine Pairing
Alih-alih mencampur, Anda bisa menikmati kopi hitam dengan segelas wine yang pairing-nya cocok. Contohnya: kopi Ethiopia dengan wine putih Sauvignon Blanc, atau kopi Sumatra dengan red blend yang kaya tannin.
Tempat yang Menyajikan Wine Coffee di Indonesia

Di Indonesia, wine–coffee masih tergolong niche, tapi beberapa kafe dan bar premium di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta mulai menawarkannya sebagai menu eksklusif:
- Kopi Aku & Kamu (Jakarta)
Menyajikan wine-infused cold brew dengan pilihan wine lokal dan impor. Cocok untuk yang ingin mencoba sesuatu yang berbeda. - Diatomae Coffee Lab (Bandung)
Terkenal dengan eksperimen kopi unik, mereka pernah menghadirkan oak barrel-aged coffee yang di sajikan dengan red wine sebagai after-dinner drink. - Noesa (Yogyakarta)
Resto dengan konsep fusion Jawa-Western yang menawarkan coffee-wine flight tiga kombinasi berbeda untuk dinikmati secara bertahap.
Manfaat dan Pertimbangan Saat Minum Wine Coffee
Meski lezat, ada beberapa hal yang perlu di perhatikan:
- Kandungan alkohol tetap ada, jadi hindari jika Anda sedang mengemudi atau tidak mengonsumsi alkohol.
- Kafein dan alkohol bisa saling memengaruhi metabolisme. Minum secara berlebihan bisa menyebabkan dehidrasi atau gangguan tidur.
- Namun, dalam porsi moderat, wine–coffee bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk bersantai, menikmati rasa, dan bahkan membuka percakapan.
Perpaduan Sempurna Antara Dua Dunia Rasa

Wine coffee bukan sekadar tren, tapi perayaan terhadap kompleksitas rasa. Ia mengajak kita untuk melambat, merasakan, dan menghargai setiap lapisan aroma dan tekstur. Di tengah budaya kopi yang semakin matang di Indonesia, hadirnya wine–coffee adalah bukti bahwa inovasi tidak pernah berhenti.
Yang terpenting, minuman ini mengingatkan kita bahwa eksperimen kuliner bukan tentang benar atau salah, tapi tentang keberanian mencoba. Jadi, siapkah Anda mencicipi gelas pertama Anda?
